CAKRAWALA YANG TINGGI ITU MENUNGGU UNTUK DILALUI. PANDANGAN MATA YANG TERBATAS TAK AKAN PERNAH MAMPU MENAKHLUKKANNYA. HANYA KEHENDAK YANG KUAT YANG SANGGUP MENEMBUSNYA. MELAMPAUI CAKRAWALA BERARTI KITA MEMBAWA KEKERDILAN RAGA KEANGKASA TINGGI UNTUK MEMBEBASKANNYA.
18 April 2012
ASA PENGHUJUNG HARI
Ya Tuhan
Wahai Kau Yang Maha Memastikan
Ini hamba tunduk berserah keputusan
Di penghujung hari, kepada-Mu seluruh asa kupasrahkan
Untuk menggenapi sempurnanya perjalanan
Saat ia berpayah diri dalam tenda kesunyian
Saat ia berperang dalam padang sunyi kesendirian
Ya Tuhan
Wahai Kau Yang Maha Memberi
Anugerahkanlah kalbu ini suluh surgawi
Cahya terang sebagai pembimbing langkahnya diri
Untuk memupus ragunya jiwa
Yang memanggil dalam dekap kabut kebimbangan
Yang menarik ke sudut terjal persimpangan jalan
Ya Tuhan
Wahai Kau Yang Maha Segalanya
Semoga Kau menentukan takdirnya
Ia sampai ke pantai tujuan bersama tenteram bahgia...
(Untuk sahabatku TIA-SS di "Belantara Wukir Mahendra")
15 Februari 2012
HARTA PALING BERHARGA
Suatu waktu saya merenungkan sebuah pertanyaan sederhana : apakah yang paling berharga bagi saya? Sesuatu yang sangat berarti yang tiada dapat terbarukan dan tergantikan sepanjang hidup saya, sesuatu yang karenanya saya menjadi berarti dan berharga pula.10 Mei 2010
TENTANG CINTA
Pabila bicara tentang cinta, saudarakuboleh kau tanya dahulu pada hatimu
untuk siapa cinta itu berputik?
bilamanakah ia bersemi?
dan akhirnya mekar bagai bunga ditaman
Seberapa dalamkah ia menghujam dadamu?
hingga ia menggerakkan segenap energimu
untuk mengabdikan diri
dalam ketaatan dan kesetiaan abadi
Bila sudah kau jawab seadanya
lalu ternyata jelas hatimu berkata
semua adalah demi pengharapan akan surga-Nya
kiranya engkau telah memahami
seperti apakah cinta yang kini kita puja tanpa ragu
dan tak gentar berputih mata untuk membelanya.....
(Antologi Puisi "Asmarasanta 2008")
22 April 2010
MENYAMBUNG KATA

Tetapi hari ini, tekad itu mulai bersemi lagi dengan meminggirkan segala sungkan yang ada . Perabotan sederhana itu akan mulai diisi lagi. Kalimat demi kalimat yang menjadi baris paragraf akan hadir lagi. Kandungan alam fikiran akan kembali menjelaskan dirinya lewat setumpuk huruf. di "rumah" ini. Ya, semoga sambungan kata ini menjadi titik awal ditahun ini untuk berkarya dan berkarya lagi. Insya Allah.
20 November 2009
AKU MELIHATMU
Dalam nyala dian ingatan itu,…padanya aku melihatmu
jelma dalam bayangan senja,….melepas sempurna panggilan pesonamu
pelan aku dirayu cemburu
kerna di timur ini anugerah langit tercurah
mengasihi bumi dengan hujan yang basah
Dalam nyala dian ingatan itu,…padanya aku melihatmu
kerna remang ini melukis wajah,…tarikan indah sebaris rasa
sementara tercucuk aku,
dalam sunyi mengais kepingan rindu
yang menggetar,…seakan menyampaikan kembali dimataku
senyum merdu masa lalu
Dan semakin aku melihatmu,…geloraku menghujam
dari balik gelagar guntur yang menyapu langit beriring hujan
aku tenggelam,…terdiam panjang dalam cumbuan tasbihku…
(Karanganyar, 28 April 2009)
